GROSIR XAMTHONE Plus

Kamis, 13 November 2008

Manfaat Garam Inggris

UNTUK PEMESANAN HOLISTIC DIAMOND SALT DAN SEMUA PRODUK HOLISTIC BIO MEDICINE YANG ASLI LEGAL BERSERTIFIKAT SILAHKAN HUBUNGI BADRUDIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id
===
SUMBER:
http://www.baby-cares.info/2008/07/28/manfaat-garam-inggris/
===

sumber : Koran Tempo

Mengkonsumsi garam Inggris sebelum memasuki masa hamil bisa menghindari kemungkinan terjadinya cerebral palsy hingga setengahnya pada ibu yang berisiko melahirkan bayi prematur.

Inggrid, 28 tahun, tidak pernah ingin membayangkan buah hatinya, Andrew, menghabiskan usianya di tempat tidur. Pada usia 1 tahun, Andrew diketahui menderita cerebral palsy, yakni gangguan otak yang ditandai dengan lemah dan tidak terkoordinasinya lengan dan kaki. Selain itu, bayi tersebut mengalami perkembangan motorik yang terhambat, seperti gerakan refleks menggenggamnya hilang saat ia berusia 3 bulan.

Cerebral palsy adalah komplikasi serius yang terjadi pada bayi lahir kurang bulan (prematur). Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan pada bagian otak yang mengontrol gerakan dan menghasilkan gerakan otot yang buruk dan tidak terkoordinasi.

Komplikasinya bisa ditandai oleh gambaran kelainan kepala, wajah, dan rongga mulut, seperti postur kepala yang tidak stabil.

Menurut penelitian yang dilakukan Dr Dwight Rouse dari University of Alabama, Birmingham, dan Dr John Thorp dari University of North Carolina, Amerika Serikat, cerebral palsy dapat dihindari dari bayi yang memiliki ibu berisiko tinggi melahirkan bayi kurang bulan.

Caranya sederhana, yakni dengan mengkonsumsi magnesium sulfat atau yang biasa dikenal dengan garam Inggris (epsom salts). John mengatakan mengkonsumsi garam Inggris sebelum memasuki masa hamil dapat menghindari kemungkinan terjadinya cerebral palsy hingga setengahnya pada ibu yang berisiko tinggi melahirkan bayi prematur.

“Dokter seharusnya mempertimbangkan untuk memberikannya kepada wanita guna menghindari kelahiran prematur yang sangat ekstrem,” ujar John. Hasil penelitian ini dipresentasikan pada pertemuan Society for Maternal-Fetal Medicine di Dallas pekan lalu.

Dalam penelitian ini, peneliti memberikan seduhan magnesium sulfat dan pil placebo kepada 2.241 wanita yang dipilih secara acak. Para perempuan ini memiliki risiko tinggi melahirkan bayi prematur 24-31 minggu. Bayi diperiksa, apakah memiliki tanda-tanda cerebral palsy pada saat lahir hingga berusia 2 tahun.

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada risiko kematian bayi yang baru lahir antara mereka yang mendapat magnesium sulfat dan mereka yang mengambil pil placebo. Sementara itu, cerebral palsy yang sedang atau parah hanya terjadi 1,9 persen pada ibu yang mengkonsumsi magnesium sulfat dan sebanyak 3,5 persen yang terjadi pada ibu yang mengambil pil placebo. John mengatakan belum jelas bagaimana magnesium sulfat bekerja ,tapi besar kemungkinan magnesium sulfat membuka pembuluh darah pada otak bayi yang baru lahir.

Dr Judy Aschner, ketua neonatologi di Vanderbilt Children’s Hospital, mengatakan cerebral palsy bukanlah suatu kondisi yang umum terjadi pada bayi yang lahir belum cukup umur. Namun, dia melanjutkan, ketika kondisi itu terjadi, itu bisa membinasakan.

Menurut Aschner, dokter-dokter perlu mengetahui secara detail efek samping sebelum membuat perubahan dalam perawatan ibu yang berisiko tinggi melahirkan bayi kurang bulan. Magnesium sulfat bertindak seperti sedatif (obat penenang) dan dapat membuat ibu-ibu serta bayi goyah dan tidur.

Penelitian lebih awal yang melibatkan sebanyak 3.000 wanita di Australia juga menunjukkan hasil yang sama. Mereka yang mengkonsumsi magnesium sulfat untuk mencegah terjadinya cerebral palsy pada anak-anak yang memiliki ibu dengan risiko melahirkan bayi prematur.

Suatu penelitian lain menyebutkan bahwa wanita yang mengkonsumsi asam folat sekurang-kurangnya setahun sebelum hamil dapat mengurangi risiko melahirkan bayi prematur sebesar 50-70 persen.

Selain itu, mengkonsumsi asam folat telah direkomendasikan kepada wanita yang memasuki usia ingin mendapatkan anak untuk mencegah bayi lahir cacat otak dan tulang belakang, seperti spina bifida.”Ini bisa menambah alasan untuk memotivasi wanita untuk mengambil asam folat dan mengambilnya lebih awal dalam kehidupannya,” ujar Dr Alan Fleischman, Direktur Kesehatan March of Dimes. AFP | BERBAGAI SUMBER | MARLINA

0 Comments: