GROSIR XAMTHONE Plus

Selasa, 11 November 2008

GARAM PANJANG UMUR

UNTUK PEMESANAN HOLISTIC DIAMOND SALT DAN SEMUA PRODUK HOLISTIC BIO MEDICINE YANG ASLI LEGAL BERSERTIFIKAT SILAHKAN HUBUNGI BADRUDIN MUHSIN DI HP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id
===
===

Dalam jumlah yang tepat, garam memang bermanfaat, baik bagi kenikmatan makan maupun kesehatan. Namun, jika berlebihan, garam menjadi pemicu beberapa masalah kesehatan. Bagaimana menakar kebutuhan garam yang pas?

BEDA USIA, BEDA KEBUTUHAN
Menurut bahasa kimia, garam adalah gabungan molekul basa dan asam. Garam bumbu alias garam dalam pengertian sehari-hari ada-lah jenis garam yang terdiri dari unsur Na (natrium alias sodium) dan Klorida (Cl), yang bergabung menjadi satu molekul bernama natrium atau sodium khlorida.

Sodium adalah nutrisi esensial, yakni mineral yang tak bisa dihasilkan secara alami oleh tubuh, namun dibutuhkan tubuh untuk proses metabolisme, antara lain berfungsi dalam mempertahankan tekanan darah dan transmisi saraf dan kerja otot. Agar makin bermanfaat, disarankan memilih garam yang mengandung iodium (sejenis mineral alam yang merupakan zat gizi mikro yang dibutuhkan untuk perkembangan makhluk hidup).

Sama dengan kebutuhan kalori, kebutuhan sodium pada setiap orang berbeda-beda, tergantung usia dan berat badan. Yang menjadi penyebab masalah kesehatan adalah sodium, bukan garam secara keseluruhan. Selain memicu tekanan darah tinggi, kelebihan sodium juga akan membuat ginjal bekerja lebih keras, untuk menyeimbangkan cairan dan asam basa.

TAK HANYA GARAM DAPUR
Selain memicu gangguan kesehatan, sodium juga sering disebut sebagai penyebab obesitas. Pendapat itu kurang tepat, karena kenyataannya kegemukan yang terjadi lebih sering bersifat temporer, karena terikat sifat garam yang mudah mengikat molekul air. Makanya, seseorang yang menjalani diet garam, tubuhnya biasanya terlihat menyusut akibat berkurangnya timbunan air dalam tubuh.

Selama ini, orang paling banyak mengonsumsi garam dapur, karena rasa asinnya mudah menyatu dengan bahan masakan. Namun, tak hanya garam dapur, potassium khlorida, ammonium khlorida, dan magnesium khlorida juga termasuk garam. Bahan-bahan itu dapat digunakan sebagai pengganti garam, khususnya bagi mereka yang bermasalah dengan darah tinggi.

femina-online

0 Comments: